Jumat, 05 Desember 2008

Tips buat yang "JOMBLO"

Buat kamu yang pernah menjumpai seseorang yang serasa memiliki daya tarik magis, hingga banyak wanita mengerubutinya tanpa perlu melakukan usaha ekstra. Tak semua orang memiliki kemampuan alami seperti itu. Tapi jangan khawatir, semua cowok bisa berubah jadi Mr Charming, tentunya dengan beberapa usaha yang harus dilakukan. Coba Anda simak beberapa tips di bawah ini.

- Beri kesan gagah pada penampilan kamu. Sadari kamu hanya memiliki satu kali kesempatan untuk membuat kesan pertama yang menggoda.

- Buat perasaannya tersentuh lewat suara, parfum, busana dan penampilan kamu.

- Kasi dia alasan untuk terus memikirkan kamu. Pakai parfum yang beraroma maskulin yang akan menghantui kenangannya, pakaian yang menarik yang membuat dia terbayang, senyuman yang tak akan dilupakannya.

- Goda dia dengan mengirimkan sinyal-sinyal ketertarikan lewat bahasa tubuh.

- Perlakukan dia layaknya dialah pusat dunia Kamu. Fokuskan perhatian penuh padanya dan tahan semua godaan.

- Dengarkan dengan seksama apa yang dikatakannya, dan tanggapi dengan penuh respek apa pun pendapatnya.

- Tanyakan soal apa yang jadi ketertarikannya, soal pekerjaan dan hobinya. Beri perhatian secara detail.

- Bersikaplah jujur dan sopan. Tepati janji Kamu. Teleponlah jika kamu mengatakan akan meneleponnya. Datanglah tepat waktu saat kamu janjian dengannya. Jangan memberinya janji jika kamu tak yakin bisa menepati.

- Tunjukkan padanya kalau Anda berbeda dengan pria-pria lain. Tekankan orisinalitas kamu lewat kepribadian, kecerdasan dan tingkah laku kamu. Jangan berpura-pura jadi orang lain.

- Jangan membual, terutama soal pengalaman kamu dengan wanita di masa lalu.

- Tinggalkan sesuatu dalam imajinasinya. Jangan ungkapkan semua dalam sekali bertemu. Misteri dapat jadi provokasi dan menarik para wanita.

Yang ku mau adalah....

Yang q mau...

Jika memang tetes merah itu LUKA.....

Biarkan aku saja yang merasakannya....asal,,

bukan dia,,

bukan kamu,,

bukan semua yang kusayanG....

Minggu, 30 November 2008

Setiap Satu(1) jam, satu pemuda terjangkit AIDS

Setiap satu jam, seorang pemuda di Indonesia terjangkit HIV. Demikian menurut data Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN). Sementara itu, berdasarkan data Departemen Kesehatan RI, hingga September 2008 tercatat 21.151 orang Indonesia telah terinfeksi HIV, 15.136 orang berada dalam fase AIDS, sebanyak 54,3 persen di antaranya adalah kaum muda usia 15-29 tahun.

"Persentase kaum muda dengan HIV/AIDS itu mengingatkan kita untuk segera bertindak guna menyelamatkan generasi penerus kita. Namun, bukan berarti kampanye kondom di kampus itu untuk melegalkan hubungan seks di luar nikah, intinya memberi informasi yang benar kepada generasi muda terhadap perilaku seksual beresiko," ujar Ketua KPAN Aburizal Bakrie seusai membuka Konferensi Kondom di JW Marriot, Jakarta.

Menurut Sekretaris KPAN Nafsiah Mboi, penularan virus HIV melalui hubungan seksual beresiko di Indonesia cukup tinggi, yakni sekitar 50,2 persen.

Ia juga menjelaskan tiga langkah pencegahan infeksi menular seksual (IMS), termasuk HIV dan pencegahan kehamilan yang tidak direncanakan. Ketiga langkah itu dikenal dengan A,B,C, yakni absyinence dengan berpantang melakukan hubungan seks sebelum menikah, be faithful dengan saling setia kepada pasangan, dan condom yang digunakan pada setiap hubungan seksual yang beresiko kehamilan tak direncanakan. "Penggunaan kondom ini yang paling perlu disosialisasikan. Ini tak hanya sekadar angka, tetapi juga fakta di lapangan bisa lebih lagi," ujarnya.

Sementara itu, menurut Country Director DKT Indonesia Todd Calahan, di Indonesia hubungan seksual di luar nikah itu sudah fakta di lapangan. "Melihat fakta tersebut, penggunaan kondom seharusnya digalakkan lagi, mengingat peredaran kondom di Indonesia hanya sekitar 100 juta dalam setahun, angka ini termasuk rendah. Tingkat penggunaan kondom yang relatif rendah ini karena lingkungan sosial yang masih belum sepenuhnya mendukung penggunaan kondom," kata Todd.

Sementara itu, gabungan tujuh perusahaan besar dalam Indonesian Business Coalition on AIDS (IBCA) telah melakukan beberapa upaya sosialisasi, seperti memasukkan isu AIDS dalam kurikulum di 10 SMP dan 10 SMU di Surabaya. "Kami juga sosialisasikan bagaimana pendidikan seks yang sehat pada usia remaja. Maka bentuk informasinya juga yang mengena untuk seusia mereka," ujar Shinta Widjaya Kamdani dari IBCA.

Mungkinkah kamu SELANJUTNYA ?